20+ Contoh Puisi Untuk Ibu Tersayang yang Mengena di Hati [Spesial Hari Ibu]

Puisi Ibu – Ibu merupakan sesosok insan yang luar biasa dalam kehidupan kita. Ibu adalah sosok perempuan tangguh yang selalu tangguh dan tegar ketika badai kehidupan menghempas. Ibu secara fisik boleh saja merupakan sosok yang lemah, namun ketika harus menyelamatkan anak-anaknya, ia bisa berubah menjadi jiwa pemberani dan  tegas.

Rela pasang badan tatkala membela anak-anaknya dari ancaman dan bahaya apa pun. Dan tak jarang pula tampil menjadi penyelamat keluarga ketika sang ayah tengah terperosok dalam krisis kehidupannya.

Kita sebagai anak yang taat sudah seharusnya berusaha untuk berbakti kepada kedua orangtua, karena berkat usaha dan doa-doa beliaulah kita masih dapat hidup sampai detik ini juga. Kita bisa memberikan apresiasi kepada ibu kita salah satunya dengan memberikan puisi kepada beliau. Orangtua pasti akan sangat senang jika diberi puisi oleh anaknya. Nih, mimin kasih 15 contoh puisi ibu yang bisa kamu berikan kepada ibu tercinta kalian

Puisi Ibu Tercinta

kumpulan puisi ibu

Ratusan Cinta Ibu

Oleh Siti Nurhikmatul

Ratusan do’a kau ucapkan
Ratusan kata sayang kau keluarkan
Ratusan lagu kau nyanyikan

Tiada henti bibirmu mendo’akanku
Tiada henti bibirmu mengatakan sayang
Tiada henti bibirmu menyanyikan lagu

Bahkan ratusan kali..
Air matamu menetes..
mungkin karna salahku

Tuhan…
Ibuku melahirkanku…
Mungkin ratusan kali..
Ia berkata sakit

Ratusan cinta
Dia berikan kepadaku
Walau aku banyak salah
Tuhan… –

Bukan hari ini saja,
Dulu, dan sampai kapanpun smua membutuhkanmu
Mama,
Waktu kecil dulu
Saat semua begitu indah
Susahnya hidup kau rasa smua
Namun saat ini akupun tahu

Hidup tidak mudah..
Aku tahu mama,
Perjuanganku disini belum seberapa
Ibukota ini mengajarkanku
Bahwa engkau selalu memberiku doa
Cinta dan Aku rindu mama

Senandung Syair Untuk Ibu

Oleh Rochmatin Ma’rifa

Bila waktu telah melambai kepadaku
Bila angin memanggil perasaan
Mengajakku tuk bermain kata

Kini tanganku telah siap
Berdansa dengan pena kecil
Ku mulai merangkai kata-kata
Dan kujadikan senandung untuk ibu
Bersama detik waktu yang berjalan
Yang memutarkan semua kehidupanku
Ku ceritakan semua dalam syair

Tentang cinta
Tentang kasih
Tentang segalanya dari seorang ibu

Ku tuliskan didalam rangkaian syairku
Tentang belaian serta dekapan tangan suci
Dan kuucapkan dalam senandung syairku
Ucapan terimakasih,sayang,dan ma’af ku
Inilah syair yang kutulis untuk mu

Ummi

Oleh Tika

Tersibak dimata beningmu
seumpama permata safir
cinta yang tiada pernah habis
Tersirat diwajah teduhmu

seumpama pendekar hati
sesirat senyum penuh arti
Tergenggam ditangan lemahmu
seumpama telaga kautsar
kesejukan nan menawan hati yang keras

Ummi ..
kutitipkan setetes air mata rindu tiada tara pada hujan
karena ia pasti menjumpaimu kala ia turun

Ummi ..
Kutitipkan seberkas rasa cinta pada mentari
karena ia juga pasti menjumpaimu kala ia muncul

Ummi ..
Kuharap kau tahu
bahwa diriku tetap sama
Selalu mencintai dan merindukanmu

Lagu rindu untuk mama

 oleh Ida Ismara

Tak pernah sekalipun ku kehilanganmu
Tak sedetik pun kau pernah
tinggalkan ku
Kala ku pilu kau erat memelukku
Kau obati setiap lukaku

Namun kali ini mama
Ku biarkan kau menjauh
Menanggung rasa kecewa
Hatimu merapuh dan luka

Dalam jauhnya dirimu
Kugubahkan syair lagu
Yang ku tulis dengan tangisku
Dan ku kemas dalam rindu
Teganya mama meninggalkanku
Karena prasangka kau pun membisu
Dalam kerinduan ku sertakan doa
Kembalilah padaku dengan cinta

Kehangatan

oleh Sindi Violinda

Di sampingmu aku berdiri
Di dekatmu aku berada
Begitu hangat
Saatku di dekatmu
Begitu nyaman
Saatku berada di sisimu

Dapatkah aku merasakan kehangatan ini
Di tiap detik jantungku berdetak
Andaikan kau selalu menemaniku
Akan terasa kehangatan ini di setiap detikku
Wajahmu mengalihkan duniaku
Senyumanmu membuat aku lebih semangat

Suatu saat kau dan aku berpisah
Sungguh ku tak merasakan kehangatan darimu
Tiba saatnya kau dan aku bersama
Seakan aku tak ingin melepasmu
Ingin bersamamu untuk selamanya

Kan kupegang erat tanganmu
Tak akan kurelakan kau pergi jauh
Melihatmu sungguh senang
Bayang-bayangmu
Tak kan terlupa

Kaulah cahaya yang selalu menemaniku
Itulah sebabnya aku menyayangimu
IBU

Jiwa Terindah

oleh Dudy

Terlihat senyum tulusmu
Terasa doamu yang tak pernah henti
Tercipta kasih sayang tulusmu
Tak akan tergantikan

Wahai kau wanita terhebat
Kaulah segalanya untukku
Di saat ku bahagia
Air mata kebahagiaan terpancar bersinar
Di saat ku sedih

Air mata doamu tiada pernah berhenti
Tiada pernah mengeluh
Tiada pernah kecewa
Tiada pernah lelah

Jiwamu sungguh indah
Akan selalu ku ingat
Cerita ini akan selalu ku kenang
Engkau selalu ku doakan sepanjang hidupku
wahai kau wanita terhebat, IBU

Ibu

oleh Ade Silvia

Ibu
terimakasih telah menjaga ku
dari aku kecil hingga sekarang
kasih sayang mu sepanjang masa
Tanpa berharap balas jasa
setiap aku butuh dirimu selalu ada
begitu besar jasa mu ibu
engkaulah perisai bercahaya dalam hidup ku

ibu
engkau ajarkan apa yang tak ku tau
melewati hitam putih kehidupan ku
engkau beri kan peluk hangat mu
disaat diri ini jatuh dan rapuh

Ibu
engkaulah semangat ku
dalam setiap langka ku
kasih sayang ku hanya untuk mu ibu

Kemuliaan Sang Ibu

oleh Sri Maryati

Terdiam sejenak dalam renungan..
Kala bayang wajahmu datang menyapa..
Waktupun berputar kebelakang
membuka memori kenangan kecilku
Tetesan keringat dan air mata
berjuang melawan maut..

Demi kehadiran sang buah hati
Mendengar tangisan pertamaku
jadi kebahagian tak ternilai bagimu
Saat ku mulai belajar berjalan
kau dengan setia menjaga ku..

Ku mulai belajar bicara
engkau dengan sabar mengenalkan ku pada kata-kata..
Hingga ku dewasa kasih sayang itu tetap sama..
Tak pernah pudar dan terkikis oleh waktu..
Bekerja tanpa mengenal kata lelah
Tidur tanpa mengenal kata lelap
Terjaga dalam gelapnya langit subuh
Demi mencari sesuap nasi untuk ku..

Tapi, balasan apa yang ku beri..
Hanya goresan luka dan air mata..
Meskipun begitu kasih sayang itu tak berkurang sedikitpun..
Slalu kau sebut namaku dalam setiap doamu..
Air mata ini jatuh berlinang dengan derasnya
Mengingat betapa mulianya engkau wahai ibu..
Pepatah berkata..
“surga dibawah telapak kaki ibu”
Izinkanlah daku mencium surga itu
ibu..

Puisi Ibu Bikin Nangis

contoh puisi ibu
infoana.com

Air Mata Bunda

Oleh Firda Eka Fitriani

Bunda
Dikala ku sebut namamu
Terlihat oleh ku senyun manismu
Senyuman yang melambangkan kasih sayang
Air mata melambangkan ketulusan

Bunda
Dalam do’a ku meminta maaf
Dalam tangis ku memohon
Dalam mimpi ku bersujud
Setiap pagi setiap malam
Ku selalu menjerit

Apakah kau dapat mendengar
Jeritan dosa ini
Jeritan bukti kerinduanku padamu

Bukanlah aku kalau tak bisa buat kau menangis
Bukanlah aku kalau tak bisa buat kau kecewa

Sungguh rasa ini begitu menyakitkan
Kutuliskan kata demi kata
Bukanlah dari tinta
Melainkan dengan
Air mata kerinduan

Bocah Nakal

Oleh Angel Heart

Ku tatap wajahmu di keremangan malam
Wajah tuamu yang mulai kusam
Kulihat dengan jelas kerut keningmu
Yang dulu tak pernah tampak

Tangan mu yang kuat
Kian lemah seiring usia
Langkah mu yang dulu tegap
Kini rapuh dan membungkuk

Maafkan aku ibu
Di saat semua orang berfikir aku telah dewasa
Aku masih jadi bocah nakal pembuat ulah
Aku masih menyuguhkanmu cerita duka

Yang kelak akan jadi gurauan manja
Kala aku jadi anakmu yang berguna

Maafkan Aku, Ibu

Oleh Mutiara Aulia

Akulah sang pengukir mimpi
Yang ingin pergi dari sunyi
Yang hanyut oleh gelisah
Dan ditelan rasa bersalah

Ibu, kaulah matahariku
Terang dalam gelapku
Kau tuntun aku di jalan berliku
Yang penuh oleh batu

Ucapanmu bagaikan kamus hidupku
Aku berteduh dalam naungan do’amu
Memohon ampunan darimu
Karena ridho Allah adalah ridhomu

Aku bahagia memilikimu Ibu
Karena engkau cahaya hidupku
Kaulah kunci dari kesuksesanku
Ibu, maafkan aku

Takkan Tergantikan

Oleh Rahhma Namida

Bunda…
Ditengah dinginya malam
Engkau bertarung
Membelai lembut peri kecilmu
Dengan kehangatan kasihmu
Tak pernah kau biarkan jerit tangis menggodanya
Lalu berbisik lirih
“Tenang nak,IBU menjagamu”

Bunda…
Akuah peri kecilmu
Hati ini kian menangis perish
Saat memory itu menguapi pikirku
Rinduku padamu
Jua semua tentangmu

Bunda…
Jika saja aku dapat berhati emas seperti engkau
Andai aku dapat menahan pekik Lara ini
Andai aku dapat tersenyum setiap saat
Tanpa kupedulikan perih hati ini
Semua pasti terasa sangat Indah

Bunda…
Maafkan putrimu ini
Yg terlampau sering mengecewakanmu
Biarkan aku pergi
Dengan kehidupan terjal
Agar dapat setangguh hatimu
Hingga tiba masanya
Kembali ke pangkuanmu
Lelap dalam usapan lembut tanganmu
Mendengar dendang merdumu
Jua cerita haru biru nan syahdu

Bunda…
Jangan pernah memintaku kembali
Sebelum aku mampu
Menghadiahkan kerudung sutera
Cincin berlian
Dan setetes saja airmata

“Aku merindukanmu,bunda…

Kisah Manis yang Tertulis Bersamamu (Ibu)

Oleh Fitria

Kisah hidupku tak seindah saat bersamamu
Ketika kau memberikan satu cahaya cinta yang tak terganti
Kau yang memberikan sejuta warna di kehidupanku
Hingga ku dapat merangkai cerita manis bersamamu

Ibu…
Dirimu yang selalu memberikanku semangat hidup
Membuatku ingin terus alami satu kisah manis yang tertulis
Yang tak akan pernah hilang sampai kapanpun
Karena ku ingin menulisnya dengan kasih yang ku miliki

Ibu…
Aku ingin kau yang selalu ada di sampingku
Ketika ku menangis ataupun tersenyum
Ku ingin kau selalu bersinar dengan cinta tulusmu
Karena ku tak mampu menopang hidup tanpa sinar cintamu

Ibu…
Impianku adalah kelak dapat berkumpul bersamamu di Syurga Illahi
Tersenyum tanpa ada yang tersakirti
Bahagia tanpa adanya air mata yang melukai hati
Dengan penuh keridha’an Illahi

Angan – Angan Semu

oleh Filnaria

Aku ingin mendengar suaramu, suara disaat kau menasehatiku suara disaat kau menyemangatiku
Aku ingin merasakan belaianmu, belaian disaat kau mengusap rambut dan punggungku

Aku ingin merasakan dekapanmu,
dekapan yang membuatku tenang disaat aku menghadapi masalah

Tetapi semua itu
takkan bisa menjadi nyata,
karena kau telah pergi jauh…
Tinggalkan aku sendiri
bersama semua angan – angan semuku.

Perjuanganku untuk ibu

oleh Jesisca Ekaputri Bili

jika dalam hariku
engkau selalu mendahuluiku untuk berkarya,
segala langkahkupun selalu kau perhitungkan
ikut larut dalam kecemasan
sehingga akupun tetap tegar sampai
ceria dalam kebersamaan
angan akan ku gapai…
Engkau bagai bidadari dalam hidupku
kurangi semua rasa yang aku alami
Anganku semakin tinggi bersamamu

penderitaanmu takakan prnah goyah
untuk dapat memelukmu seutuhnya
Tirai yang tutupi hatimu kan kubuka
Rasa cintaku pada ibu…
Inilah sebuah keyakinan yang kumiliki
Biar sisa waktumu menantiku
ikut dalam sebuah harapan
lemas namun tetap bertahan sampai
indahnya waktu yanga kugapai…

Jasa Ibu

oleh Nurul Rahmayanti

Ibu…
Kau yang telah mengandungku selama sembilan bulan
Kau tak pernah mengeluh ketika mengandungku

Ibu…
Kau menjerit kesakitan ketika melahirkanku
Kau yang rela mempertaruhkan nyawamu demi aku
Kau yang menderita menggendongku di waktu aku kecil

Oh Ibu…
Kau telah merasakan lelah letih ketika merawatku
Tetapi, kau tidak pernah mengungkapkan itu semua
Engkaulah wanita sejati bagiku
Dan engkaulah yang selalu ku hormati
Maafkan aku ibu, akan semua kesalahanku padamu…

Hanya Memberi

oleh Cici Julianti

Ibu…
Kau telah membesarkanku
Membimbingku
Dan menyayangiku dengan cintamu
Sungguh sangat besar pengorbananmu
Telah bertaruh nyawa saat melahirkanku

Rela menukar hidupmu
Demi keselamatan hidupku
Kini aku telah tumbuh dewasa
Kehidupanku sangat sempurna
Karena kehadiranmu Oh Ibuku tercinta
Aku selalu menyayangimu selamanya

Kau hanya memberi
Dan tak mengharap kembali
Kasihmu tulus dari hati
Selamanya akan berarti

Aku ingin membalas jasamu Ibu
Inginku selalu membahagiakanmu
Namun apa yang harus aku lakukan untukmu

Tak mampu aku membalas baktimu
Hanya penyesalan dan kesalahan yang kurasakan saat ini
Karena aku hanya bisa membuatmu sakit hati
Dengan perilaku-perilaku ku yang kurang terpuji
Dan aku ingin berubah mulai detik ini

Oh… Ibuku engkaulah wanita
Yang kusayang selamanya
Maafkan anakmu ini Oh Ibuku tercinta
Pengorbananmu tanpa balas jasa

Kasih sayang seorang ibu

oleh Alda Yuliana

Mulia hatinya
Selembut sutera sentuhnnya Sehangat mentari pelukannnya
Seluas samudera cinta dan kasihnya

Disetiap senyummu
Selalu ada cinta
Disetiap belaian tanganmu
Selalu ada kasih sayang
Sering ku mengiris hatimu
Tapi kau tetap menyayangiku
Tulus kau mengasuhku
Sabar kau mendidikku

Tanpamu ku tak bisa hadir didunia ini
Ku tak bisa berpijak di atas bumi
Ku tak bisa melihat indahnya dunia
Ibu kau adalah jiwa keabadian bagi semua wujud
Penuh cinta dan kedamaian

Puisi Ibu Sedih

contoh puisi ibu

Untuk Ibu

Oleh Putra Fana

Ibu….
Maaf jika aku selalu membuatmu sakit selama 9bulan berada di perutmu
Ibu….
Maaf jika aku selalu menangis saat aku lapar dan haus
Ibu….
Maaf jika aku selalu merepotkanmu disaat aku belajar berjalan
Ibu….
Terima kasih selalu mendengarkan ocehanku saat aku mulai bisa berbicara
Ibu….

Aku kini telah menjadi dewasa
Maaf jika aku tak pernah ada waktu untukmu
Maaf jika aku membuatmu merasa kesepian tanpa perhatian dariku
Aku pun tak pernah bisa membalas semua kasih sayangmu sejak aku dikandunganmu
Sampai akhirnya aku tersadar kau telah tiada:’)

Aku selalu berdoa untukmu ibu
Orang yg selalu mencintaiku dgn tulus
Tak pernah aku menyesal hidup dari rahim mu
Dengan cinta dan kasihmu aku tumbuh dewasa seperti ini

Yaallah, dekatkan selalu dia disisimu
Yaallah, berilah dia tempat terindah di surgamu
Karna kami sangat mencintainya
Terimakasih kasih ibu untuk cintamu yang tlah kau berikan padaku selama ini

Dari anakmu tercinta
ILOVEYOU IBU

Rindu ibu

Wajah lembut penuh kasih sayang
Senantiasa menemani disaat ketakutan
Selalu ada disaat aku menangis kesakitan
Tak pernah lelah hadapi kenakalan demi kenakalan yang kubuat
Hanya tersenyum ketika semua orang memarahiku

Ibu
Aku merindukan saat-saat itu lagi
Aku menginginkan kau temani aku lagi seperti dulu
Semenjak ibu tiada
Tak ada lagi yang mampu menopang hidup ku
Rasanya tak sanggup aku berdiri

Bu, aku sungguh belum siap hadapi dunia yang kejam ini tanpamu
Bahkan aku tak pernah mencoba hidup tanpamu
Bu, apa ibu marah padaku?
Apa aku sudah terlalu menyusahkanmu?
Apa ibu sudah benar-benar lelah ?
Semenjak terakhir kepergianmu, ibu tak pernah lagi datang
Tak pernah sekalipun walau hanya didalam mimpi

Ibu
Aku ingin bertemu hanya sekejap saja
Belum sempat kuucapkan terima kasihku
Belum sempat ku katakana aku sangat mencintai ibu

Bu, ku mohon datang sebentar saja
Peluk aku dan katakana ibu juga sangat menyayangiku
Aku sungguh sangat merindukan ibu

oleh Handrika Suci

Puisi Ibu dan Ayah

gambar ayah dan ibu

Tersenyumlah Ayah & Ibu

oleh Monica Fiolani

Ayahku tersenyumlah
Jangan bersedih
Ibuku tersenyumlah
Jangan bersedih

Ku mohon jangan bersedih karena aku
Tersenyum dan bahagialah demi aku
Biar ku yang hapus air mata
Dan diganti oleh senyuman

Sewaktu ku masih kecil
Ku sering menyusahkan
Waktu ku kanak-kanak
Ku sering mengecewakan

Maafkanlah anakmu ini
Kini ku ingin terus tersenyum
Karena aku bahagia bersama kalian
Hanya doa yang bisa ku lakukan
Agar Tuhan selalu mengasihi kalian
Aku cinta ayah dan ibu ku

Selebihnya bisa cek di 45+ Kumpulan Contoh Puisi Ibu, Sahabat, Sedih, Guru [Terlengkap]

Nah itu tadi sedikit sharing dari admin kumpulan contoh puisi ibu. Puisi mana yang menurut kalian paling berkesan dan paling nempel dihati? Silahkan berikan komentarmu. Pilih puisi yang menurutmu bagus untuk diberikan kepada ibumu dan jangan malu-malu untuk memberikan kepadanya

Semoga bermanfaat bagi kalian para pembaca. Dukungan kalian sangat berpengaruh dalam kemajuan website ini. Share artikel ini jika sekiranya dapat membantu orang yang sedang membutuhkan. Jangan lupa untuk selalu mampir di portal dunia suka-suka ?

Leave a Comment

%d bloggers like this: